Brian Tracy
All succesful people en and women are big dreamers. They imagine what their future could be ideal in every respect, and then they work everyday toward their distant vision, that goal or pupose.
Soekarno
Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.
soekarno
Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong.
bung karno
Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.
Tampilkan postingan dengan label Mining News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mining News. Tampilkan semua postingan
Senin, 10 Oktober 2011
Bentrok PT. Freeport Indonesia
PT. Freeport Indonesia kembali kembali dihinggapi hiruk pukuk persoalan, kali ini karyawan berdemonstrasi menuntut kesejahtraan yang lebih baik, demonstrasi kali ini bahkan telah memakan korban satu orang karyawan yang berdemo.
Piter Ayami Seba adalah seorang karyawan PT. Freeport Indonesia yang tewas dalam bentrokan telah dibrondong tembakan oleh aparat keamanan pukul 10.30 WIT di terminal gorong gorong Timika, penembakan ini terjadi waktu para demonstran hendak naik ke area tambang di Tembaga Pura.
atas kejadian ini PT. Freeport Indonesia dituding telah melakukan tindakan Brutal.
Seorang anggota komisi X DPR RI meminta agar PT. Freeprt Indonesia menghentikan stigmatisasi separatis terhadap karyawan yang berunjuk rasa menuntut hak-haknya seperti yang dilansir kompas.com
Rabu, 07 September 2011
Peningkatan Nilai Tambah Berikan Keuntungan Optimal Bagi Bangsa dan Negara
KENDARI – Mineral dan batubara yang terkandung dalam wilayah pertambangan Indonesia, merupakan kekayaan alam yang mempengaruhi hajat hidup orang banyak, oleh karena itu pengelolaannya harus dikuasai oleh Negara untuk memberikan nilai tambah pada perekonomian nasional.
Dalam beberapa kesempatan Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh menekankan untuk melakukan added value hasil produk-produk dalam negeri termasuk produk pertambangan didalam negeri untuk menghasilkan keuntungan yang lebih optimal untuk bangsa Indonesia.
Nilai Tambah adalah proses pengolahan hasil tambang yang bertujuan untuk menghasilkan suatu produk atau komoditi sehingga nilai ekonomi dan daya gunanya meningkat lebih tinggi dari sebelumnya, serta aktivitas yang ditimbulkan akan memberikan dampak positif terhadap perokonomian dan sosial baik bagi daerah operasional, pusat, maupun daerah non operasional.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka pada setiap kegiatan pengusahaan pertambangan mineral dan batubara diwajibkan meningkatkan nilai tambah, sesuai amanah dalam UU No. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dalam Pasal 102 dinyatakan bahwa “Pemegang IUP dan IUPK wajib meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral dan/atau batubara dalam pelaksanaan penambangan, pengolahan dan pemurnian, serta pemanfaatan mineral dan batubara”.
Proses pengolahan tersebut di atas ditetapkan berdasarkan UU No. 4 tahun 2009, Pasal 103 (1) yang menyatakan bahwa “Pemegang IUP dan IUPK Operasi Produksi wajib melakukan pengolahan dan pemurnian hasil penambangan di dalam negeri”.
Total cadangan batubara di Indonesia yang diperkirakan sebesar 21.13 milyar ton, 20.22% merupakan batubara dengan kategori low rank, 66.39% medium rangk, 12.43% high rank dan hanya 0.96% very high rank (sumber badan geologi 2009).
Peningkatan nilai tambah untuk produk batubara, berdasarkan hasil penelitian dan Puslitbang Tekmira, perkiraan besaran nilai tambah. Brown Coal, harga bentuk mentah US$ 28/MT, harga setelah diolah menjadi US$ 80/MT ada penambahan US$ 52/MT dan produk batubara setelah diolah menjadi liquid harganya meningkat menjadi US$ 115/MT, dan setelah menjadi CWM harganya meningkat menjadi US$ 92/MT.
Produk pertambangan seperti batubara dan lainnya diyakini melalui proses pengolahan akan dapat meningkatkan investasi dan penerimaan negara (pusat dan daerah), meningkatkan ketersediaan bahan baku industri juga penyerapan tenaga kerja serta efek multiplier lainnya yang dapat meningkatkan perekonomian daerah setempat. (SF)
Selasa, 30 Agustus 2011
Mayat Karyawan PT Antam Ditemukan di KM Windu Karsa
KOLAKA- Dua jenazah korban tenggelamnya Kapal
Motor Windu Karsa kembali ditemukan oleh Tim SAR yang dibantu oleh
penyelam masyarakat. Korban tenggelam ditemukan di dalam bangkai kapal.
Korban ditemukan terjebak di salah satu ruangan kapal yang tenggelam, sehingga untuk mengevakuasi harus dilakukan penyelaman. Dua mayat yang ditemukan sudah dalam kondisi membengkak dan mengeluarkan bau menyengat.
Korban diketahui bernama Agus Setiono adalah salah seorang pagawai di PT Aneka Tambang, serta Yohanes Lempe 50 tahun Warga Langori Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka yang merupakan adalah pensiunan TNI.
Setelah dievakuasi, kedua mayat langsung dibawa ke RSUD Kolaka, Selasa (30/8/2011).
Hingga saat ini. pencarian terus dilakukan. Rencananya pencarian akan dilakukan hingga hari ke tujuh sesuai peraturan SAR. Namun kemungkinan pencarian ditambah hingga korban tenggelamnya KMP Windu Karsa ditemukan seluruhnya.
Sementara, Wakil Bupati Kolaka Utara Hj Siti Suharia Muin dan ajudan pribadinya, Suriayani belum ditemukan hingga hari ini.
KMP Windu Karsa tenggelam di perairan Teluk Bone dekat Pulau Lambasina pada 27 Agustus 2011. Kapal tersebut tenggelam saat dalam pelayaran dari Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menuju ke Kolaka, Sulawesi Tenggara.
(Andi Mandacang/SUN TV/ugo)
Sumber : OkeZone.com
Korban ditemukan terjebak di salah satu ruangan kapal yang tenggelam, sehingga untuk mengevakuasi harus dilakukan penyelaman. Dua mayat yang ditemukan sudah dalam kondisi membengkak dan mengeluarkan bau menyengat.
Korban diketahui bernama Agus Setiono adalah salah seorang pagawai di PT Aneka Tambang, serta Yohanes Lempe 50 tahun Warga Langori Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka yang merupakan adalah pensiunan TNI.
Setelah dievakuasi, kedua mayat langsung dibawa ke RSUD Kolaka, Selasa (30/8/2011).
Hingga saat ini. pencarian terus dilakukan. Rencananya pencarian akan dilakukan hingga hari ke tujuh sesuai peraturan SAR. Namun kemungkinan pencarian ditambah hingga korban tenggelamnya KMP Windu Karsa ditemukan seluruhnya.
Sementara, Wakil Bupati Kolaka Utara Hj Siti Suharia Muin dan ajudan pribadinya, Suriayani belum ditemukan hingga hari ini.
KMP Windu Karsa tenggelam di perairan Teluk Bone dekat Pulau Lambasina pada 27 Agustus 2011. Kapal tersebut tenggelam saat dalam pelayaran dari Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menuju ke Kolaka, Sulawesi Tenggara.
(Andi Mandacang/SUN TV/ugo)
Sumber : OkeZone.com




